*Untuk melihat semua artikel Sejarah Lubuk Raya di blog ini Klik Disini
Danau
Siais berada di desa Rianiate dan di desa Malombu. Kedua desa masuk wilayah
kecamatan Angkola Sangkunur. Tidak jauh dari danau ini terdapat nama tempat
Hapesong dan Sangkunur. Desa Hapesong masuk wilayah kecamatan Batangtoru. Nama
Sangkunur kini digunakan menjadi nama kecamatan.
Danau Siais sebuah danau luas 45 Km² terletak di kecamatan Angkola Sangkunur, kabupaten Tapanuli Selatan, provinsi Sumatera Utara. Kecamatan Angkola Sangkunur ibu kota di Simataniari. Kecamatan terdiri kelurahan Rianiate dan Sangkunur serta desa Aek Pardomuan, Bandar Tarutung, Batu Godang, Malombu, Perkebunan, Simataniari, Simatohir, Tindoan Laut. Sementara kecamatan Angkola Selatan (sebelumnya dengan nama Siais, 2007) ibu kota di Simarpinggan. Kecamatan Angkola Selatan terdiri dari kelurahan/desa: Napa, Pardomuan (termasuk Siondop), Simarpinggan, Tapian Nauli, Aek Natas, Dolok Godang, Gunung Baringin, Perk Marpinggan, Pintu Padang, Siamporik Dolok, Siamporik Lombang, Sibongbong, Sihopur, Sihuik Kuik, Sinyior, Situmbaga dan Tandihat. Sedangkan kecamatan Angkola Barat ibu kota di Sitinjak. Sebelumnya, kecamatan ini bernama Kecamatan Padang Sidempuan Barat. Kecamatan Angkola Barat terdiri kelurahan/desa berikut: Simatorkis Sisoma, Sitinjak, Aek Nabara, Lembah Lubuk Raya, Lobu Layan Sigordang, Panobasan, Panobasan Lombang, Parsalakan, Sialogo, Sibangkua, Sigumuru, Sisundung, Sitaratoit, Siuhom (Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah danau Siais, sungai Aek Dano dan Aek Batu Mundom? Seperti disebut di atas di dekat danau Siais terdapat nama-nama Rianiate dan nama Hapesong dan Sangkunur tempo doeloe. Lalu bagaimana sejarah danau Siais, sungai Aek Dano dan Aek Batu Mundom? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.






