*Untuk melihat semua artikel Sejarah Willem Iskander dalam blog ini Klik Disini
**Dikompilasi dari berbagai sumber
Willem Iskander
Sati gelar Sutan Iskandar yang namanya kemudian dikenal sebagai Willem Iskander lahir di Pidoli Lombang pada bulan Maret 1840. Ibunya Si Anggur boru Lubis dari Rao-rao dan ayahnya Raja Tinating, Raja Pidoli Lombang. Pada usia 13 tahun, 1853, Sati masuk sekolah rendah dua tahun yang didirikan Godon di Panyabungan. Alexander Philippus Godon (1816-1899) adalah Asisten Residen Mandailing Angkola, 1848-1857 dari pihak Belanda pasca Perang Paderi yang merancang dan membangun mega proyek jalan ekonomi dari Panyabungan ke pelabuhan Natal sepanjang 90 Km.
Begitu lulus, 1855, Sati diangkat menjadi guru di sekolahnya. Barangkali Willem Iskander lah guru formal termuda, 15 tahun, dalam sejarah pendidikan Indonesia. Pada saat yang sama ia juga diangkat oleh Godon menjadi juru tulis bumiputera (adjunct inlandsch schrijfer) di kantor Asisten Residen Mandailing Angkola di Panyabungan. Jabatan guru dan juru tulis itu dijabatnya dua tahun, menggantikan Haji Nawawi yang berasal dari Natal, sampai menjelang keberangkatannya ke Negeri Belanda bersama Godon, Februari 1857.