*Untuk melihat semua artikel Sejarah Muara Takus di blog ini Klik Disini
Kota Pekan Baru di Riau daratan di daerah alian sungai Siak adalah kota baru. Kota yang sudah lebih dulu eksis tempo doeloe adalah kota Siak (Indrapoera) yang menjadi nama sungai. Sejak awal era Republik Indonesia kota Pekan Baroe berkembang pesat hingga menjadi ibu kota provinsi. Bagaimana dengan masa lalu kampong Pekan Baroe? Yang jelas di wilayah hulu sungai Siak sudah banyak kampong-kampong besar, yang jauh lebih besar dari Pekan Baroe.
Kabupaten Siak di provinsi Riau ibu kota di Siak Sri Inderapura (eks wilayah Kesultanan Siak Sri Inderapura). Pada awal kemerdekaan wilayah menjadi Kewedanan Siak di Kabupaten Bengkalis (kemudian menjadi Kecamatan Siak). Pada tahun 1999 statusnya ditingkatkan menjadi Kabupaten Siak dengan ibu kotanya Siak Sri Indrapura. Secara geografls kawasan pesisir pantai. Bentang alam sebagian besar dataran rendah di bagian timur dan sebagian dataran tinggi di barat. Struktur tanah terdiri tanah podsolik merah kuning dan batuan dan alluvial serta tanah organosol dan gley humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah. Sungai Siak membelah wilayah kabupaten, yang mana terdapat banyak tasik/danau. Sungai Siak sendiri terkenal sebagai sungai terdalam di Indonesia. Banjir terdapat pada daerah sepanjang Sungai Siak. Batas wilayah utara kabupaten Bengkalis; timur kabupaten Kepulauan Meranti; selatan kabupaten Pelalawan; barat Kabupaten Kampar (termasuk) Kota Pekanbaru. (Wikipedia)
Lantas bagaimana sejarah Siak Indarapoera tempo doeloe, Pekan Baroe di daerah sungai Siak masa kini? Seperti disebut di atas Pekab Baroe adalah kota baru. Kota lama sejatinya adalah kota Siak Indrapoera. Bagaimana dengan pulau Bengkalis dan sungai terdalam. Lalu bagaimana sejarah Siak Indarapoera tempo doeloe, Pekan Baroe di daerah sungai Siak masa kini? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.















