Tampilkan postingan dengan label Data dan Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Data dan Informasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, Januari 12, 2016

Surat Kepada Pembaca: Publish or Perish



Blog ini launching 11-1-11. Ini berarti pada hari ini usia blog Tapanuli Selatan Dalam Angka berulang tahun yang kelima. Kepada pembaca, terimakasih apresiasinya. Tepat pada pukul 9-9-9 ini jumlah kunjungan saudara telah mencapai 535 143 kali tayang dari 265 artikel yang diupload. Itu artinya rata-rata 100.000 kali kungjungan tayang tiap tahun, dan rata-rata 54 artikel tiap tahun atau satu artikel per minggu.

Di era internet ini, banyak hal yang bisa ditulis. Akan tetapi waktu sangat terbatas. Saya hanya menulis blog ini jika sempat saja (biasanya jelang tengah malam), umumnya pada saat ‘nonton bola’. Saya tidak benar-benar menonton bola, hanya perlu melihat proses terjadinya gol saja. Jadi, produktivitasnya sangat rendah. Karena itu, saya berharap saudara juga harus mulai menulis dan buat blog sendiri. Sebab di era internet ini angka partisipasi membaca semakin meningkat. Alat membaca yang canggih sudah ada ditangan setiap orang Indonesia. Gunanya blog itu adalah untuk tempat mengembangkan ide yang muncul. Ide biasanya datang secara random. Supaya ide itu tidak hilang segera logkan dalam blog. Jadi tergantung kita: ditulis atau hilang sama sekali (publish or perish). Jangan pikirkan tulisan itu disajikan bagus atau tidak, yang penting ada idenya. Itu intinya. Selamat menulis dan punya blog sendiri. Salam dari Depok.

Kamis, November 05, 2015

BERITA PASCA LOKAKARYA: Lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel di IPB International Convention Centre, Baranangsiang Bogor, Senin, 2 November 2015



Jakarta (SIB)- Tanpa mengabaikan masalah pembangunan bidang lainnya, sektor pendidikan, agribisnis dan ekonomi kreatif perlu mendapat perhatian yang serius di daerahTapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Provinsi Sumatera Utara ( Sumut). Sebab, ketiga hal tersebut, sekarang ini mengalami permasalahan yang pelik bahkan kalut. Tingkat kwalitas pendidikan misalnya, khususnya penerimaan siswa di Pendidikan Tinggi Negeri (PTN) terbaik sudah sangat menurun. Gerak pembangunan sektor pertanian dan pengembangan bisnis pertanian sangat lambat, sedangkan produk-produk unggulan telah lama kalah bersaing, sementara produk yang dapat diandalkan masih belum teridentifikasi dengan baik.

Hal ini mengemuka dalam Lokakarya bertema: Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel, hari Senin ( 2/11) di IPB International Convention Centre, Botani Square, Baranang siang, Bogor.

Dalam lokakarya sehari itu,  tampil sebagai pembicara Prof Dr Hermanto Siregar (Wakil Rektor IPB), MM Azhar Lubis (Deputi Kepala BKPM Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal),  Dr Mulya E.Siregar (Deputy Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan), Ir H Darmadi Harahap SPd MM MP (Rektor Universitas Graha Nasional/UGN) dan Akhir Matua Harahap (Peneliti dan Pengajar Ilmu Kependudukan, Ekonomi dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia).

BERITA PRA LOKAKARYA: Lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel di IPB International Convention Centre, Baranangsiang Bogor, Senin, 2 November 2015


Waspada, 31 Oktober 2015


Kamis, Oktober 29, 2015

UNDANGAN: Lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel di IPB International Convention Centre, Baranangsiang Bogor, Senin, 2 November 2015



Lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel
Hari/tgl : Senin, 2 Nopember 2015
Tempat : IPB International Convention Centre-Baranangsiang Bogor
Pukul : 08.00 s.d 17.00 WIB

 

Senin, Februari 09, 2015

Kejayaan Kopi Lokal Jadi Inspirasi Pembangunan Daerah



Lihat: Harian Waspada, 7 Februari 2015 (hal. A6)


Budidaya Kopi

Kopi Pakanten di Mandheling dan kopi Sipirok di Ankola. Apa artinya? Sentra produksi terbesar kopi di Mandheling berada di Pakanten dan produksi kopi terbesar di Ankola berada di Sipirok. 

Sejarah kopi di Afdeeling Mandheling en Ankola bermula di Pakanten tahun 1841 sebagai tindak lanjut hasil kesepakatan antara pejabat Belanda yang dikirim dengan para pimpinan lokal (Mandheling, Ankola, Batangtaro, Sipirok dan Padang Bolak) tahun 1838. Kemudian pejabat yang diangkat untuk memulai budidaya kopi ini adalah bernama T.A.C van Kervel sebagai asisten residen Mandheling en Ankola yang berkedudukan di Panjaboengan. Untuk mendukung program ini di hulu, pada akhir tahun 1841 ditempatkan dua controleur: F.W. Godin di lanskap Oeloe en Pakanten dan V.P.J. Happe di lanskap Ankola. Selanjutnya, di hilir tahun 1842 ditempatkan Eduard Douwes Dekker (kemudian dikenal sebagai Multatuli) sebagai controleur di Afdeeling Natal. Kedua afdeeling ini pada waktu itu masih bagian dari Residentie Air Bangies. Di Siboga sendiri pegawai yang ditempatkan baru setingkat pegawai yang disebut sebagai posthouder.

Minggu, Juli 01, 2012

Kabupaten Pantai Barat Mandailing: Data dan Informasi

Oleh Akhir Matua Harahap


Kabupaten Pantai Barat Mandailing dan Kabupaten Mandailing Natal (induk)
DATA dan INFORMASI. Kabupaten Pantai Barat Mandailing adalah kabupaten pemekaran dari induknya Kabupaten Mandailing Natal yang berada di Tapanuli Bagian Selatan. Pada saat ini, pembentukan kabupaten baru ini baru tahap pengesahan oleh DPRD Parovinsi Sumatera Utara. Langkah selanjutnya dalam proses pembentukan ini adalah pengesahan oleh Departemen Dalam Negeri yang selanjutnya diproses di DPR untuk ditetapkan sebagai Undang-Undang.

Dalam rangka proses pembentukan Kabupaten Pantai Barat Mandailing ini sudah barang tentu banyak pihak yang membutuhkan data awal untuk memperhatikan secara spesifik mengenai situasi dan kondisi yang ada saat ini di kabupaten baru tersebut. Artikel ini menyediakan data sejumlah aspek tahun 2008 yang diolah berdasarkan data Potensi Desa (Podes) yang dikeluarkan BPS. Kepada pembaca, semoga data yang disajikan berikut ini dapat membantu. Mari kita bangun Kabupaten Pantai Barat Mandailing agar sejajar dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Tapanuli Bagian Selatan.

Minggu, Februari 20, 2011

Keanekaragaman Agama di Tapanuli Bagian Selatan: Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu

Jumlah desa berdasarkan keragaman pemeluk agama menurut kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan Kota Padang Sidempuan (Tabel-1).

Sabtu, Februari 19, 2011

Suku/Etnis di Tapanuli Bagian Selatan

Jumlah desa/kelurahan berdasarkan suku/etnis mayoritas penduduk menurut kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten  Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas, dan Kota Padang Sidempuan (Tabel-1). Jumlah desa berdasarkan multietnis menurut kecamatan di Kab. Mandailing Natal, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Padang Lawas Utara, Kab. Padang Lawas, dan Kota Padang Sidempuan (Tabel-2).

Jumat, Februari 18, 2011

Desa Pantai dan Desa Tertinggi di Tapanuli Bagian Selatan

Tapanuli Bagian Selatan merupakan lintasan pegunungan Bukit Barisan yang sebagian wilayahnya berada di pantai barat Pulau Sumatra. Dengan kondisi geografis tersebut, sejumlah desa berada di daerah pantai dan sejumlah desa berada di lereng/punggung bukit/gunung atau dataran tinggi. Desa terendah (satu meter di atas permukaan laut) terdapat di Kecamatan Batahan dan Kecamatan Batang Natal (Kabupaten Mandailing Natal). Sementara desa tertinggi (2.000 meter di atas permukaan laut) terdapat di Kecamatan Dolok Sigompulon (Kabupaten Padang Lawas Utara).   

Kamis, Februari 03, 2011

Nama-Nama Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas dan Kota Padang Sidempuan


Nama-Nama Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Padang Lawas dan Kota Padang Sidempuan



Nama-nama Kecamatan Menurut Kabupaten Kota di 
Wilayah Tapanuli Bagian Selatan
Kode
Nama Kabupaten/Kota
Nama Kecamatan
Kab
Kec
02
010
Mandailing Natal
Batahan
02
011
Mandailing Natal
Sinunukan
02
020
Mandailing Natal
Batang Natal
02
021
Mandailing Natal
Lingga Bayu
02
022
Mandailing Natal
Ranto Baek
02
030
Mandailing Natal
Kotanopan
02
031
Mandailing Natal
Ulu Pungkut
02
032
Mandailing Natal
Tambangan
02
033
Mandailing Natal
Lembah Sorik Marapi
02
034
Mandailing Natal
Puncak Sorik Marapi
02
040
Mandailing Natal
Muara Sipongi
02
041
Mandailing Natal
Pakantan
02
050
Mandailing Natal
Panyabungan
02
051
Mandailing Natal
Panyabungan Selatan
02
052
Mandailing Natal
Panyabungan Barat
02
053
Mandailing Natal
Panyabungan Utara
02
054
Mandailing Natal
Panyabungan Timur
02
055
Mandailing Natal
Huta Bargot
02
060
Mandailing Natal
Natal
02
070
Mandailing Natal
Muara Batang Gadis
02
080
Mandailing Natal
Siabu
02
081
Mandailing Natal
Bukit Malintang
02
082
Mandailing Natal
Naga Ujung
03
010
Tapanuli Selatan
Batang Angkola
03
011
Tapanuli Selatan
Sayur Matinggi
03
070
Tapanuli Selatan
Angkola Timur
03
080
Tapanuli Selatan
Angkola Selatan
03
090
Tapanuli Selatan
Angkola Barat
03
100
Tapanuli Selatan
Batang Toru
03
101
Tapanuli Selatan
Marancar
03
102
Tapanuli Selatan
Muara Batang Toru
03
110
Tapanuli Selatan
Sipirok
03
120
Tapanuli Selatan
Arse
03
160
Tapanuli Selatan
Saipar Dolok Hole
03
161
Tapanuli Selatan
Aek Bilah
20
010
Padang Lawas Utara
Batang Onang
20
020
Padang Lawas Utara
Padang Bolak Julu
20
030
Padang Lawas Utara
Portibi
20
040
Padang Lawas Utara
Padang Bolak  
20
050
Padang Lawas Utara
Simangambat
20
060
Padang Lawas Utara
Halongonan
20
070
Padang Lawas Utara
Dolok
20
080
Padang Lawas Utara
Dolok Sigompulon
20
090
Padang Lawas Utara
Hulu Sihapas
21
010
Padang Lawas   
Sosopan
21
020
Padang Lawas   
Ulu Barumun
21
030
Padang Lawas   
Barumun
21
040
Padang Lawas   
Lubuk Barumun
21
050
Padang Lawas   
Sosa
21
060
Padang Lawas   
Batang Lubu Sutam
21
070
Padang Lawas   
Hutaraja Tinggi
21
080
Padang Lawas   
Huristak
21
090
Padang Lawas   
Barumun Tengah
77
010
Padang Sidempuan
Padang Sidempuan Tenggara
77
020
Padang Sidempuan
Padang Sidempan Selatan
77
030
Padang Sidempuan
Padang Sidempuan Batunadua
77
040
Padang Sidempuan
Padang Sidempuan Utara
77
050
Padang Sidempuan
Padang Sidempuan Hutaimbaru
77
051
Padang Sidempuan
Padang Sidempuan Angkola Julu



Baca juga:

Sejarah Catur Indonesia: Bermula di Tanah Batak

Asal Usul Sejarah Lemang: Apakah Bermula di Tanah Batak?

Sejarah Kota Medan (1): Pada Saat Medan Masih Sebuah Kampung, Padang Sidempuan Sudah Menjadi Kota

http://akhirmh.blogspot.co.id/2016/01/sejarah-kota-medan-13-kerajaan-aru-di.html

Sejarah Kota Medan (13): Kerajaan Aru di Sungai Barumun, Kerajaaan Batak, Kerajaan Islam Pertama, Suksesinya adalah Kerajaan Batak Deli (di Deli Toea) dan Kesultanan Melayu Deli (di Laboehan Deli)

Sejarah Marah Halim Cup (1): Sepakbola Indonesia Bermula di Medan