Jumat, Juni 07, 2024

Sejarah Muara Takus (2): Candi-Candi Tanah Batak dan Prasasti-Prasasti di Minangkabau; Prasasti Batu Besurat - Candi Muara Takus


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Muara Takus di blog ini Klik Disini

Ada satu prasasti Batu Besurat dan ada satu candi Muara Takus di wilayah Bangkinang. Prasasti Batu Besurat beraksara Batak, candi Muara Takus barsitektur Boedha. Mengapa candi-candi banyak ditemukan di Padang Lawas dan prasasti-prasasti banyak ditemukan di Pagaruyung? Prasasti Batu Besurat dan candi Muara Takus berada diantara wilayah Padang Lawas, Bangkinang dan Pagaruyung.


Daftar prasasti ditemukan di Wilayah Pagaruyung: Pagaruyung I (Prasasti Bukik Gombak I); Pagaruyung II (Bukik Gombak II); Pagaruyung III (Prasasti Kapalo Bukik Gombak I); Pagaruyung IV (Kapalo Bukik Gombak II); Pagaruyung V; Pagaruyung VI; Pagaruyung VII (Akarendrawarman); Pagaruyung VIII; Pagaruyung IX; Saruaso I; Saruaso II (Prasasti Batusangkar); Lubuk Layang (Prasasti Kubu Sutan); Kuburajo I; Kuburajo II; Rambatan; Ombilin; Bandar Bapahat; Pariangan; Padang Roco. (Wikipedia). Candi-candi di Padang Lawas (Tapanuli) antara lain Candi Si Pamutung; Candi Tandihat I; Candi Tandihat II; Candi Aek Tunjang; Candi Pordak Dolok, Candi Manggis, Candi Paya; Candi Bahal I; Candi Bahal II; Candi Bahal III; Candi Sitopayan; Candi Biaro Pulo; Candi Gunung Tua, Candi Bara, Candi Aek Haruaya, Candi Tanjung Bangun, Candi Haloban, dan Candi Rondaman. situs-situs lainnya Si Soldop, Aek Korsik, Aek Tolong Tonga, Lobu Dolok, Batu Gana, Padang Bujur, Torna Tambang, dan Naga Saribu, Mangaledang; Candi Batu Gana; Pengeran Bira/Makam Kramat Jiret Mertuah; Candi Sangkilon. (https://akhirmh.blogspot.com/2011)

Lantas bagaimana sejarah candi-candi Tanah Batak dan prasasti-prasasti di Minangkabau? Seperti disebut di atas banyak ditemukan candi di Tanah Batak dan banyak prasasti ditemukan di Pagaruyung. Prasasti Batu Besurat dan candi Muara Takus. Lalu bagaimana sejarah candi-candi Tanah Batak dan prasasti-prasasti di Minangkabau? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Kamis, Juni 06, 2024

Sejarah Muara Takus (1): Nama Muara Takus di Hulu Daerah Aliran Sungai Kampar; Candi Sangkilon Candi Manggis Candi MuaraTakus


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Muara Takus di blog ini Klik Disini

Sebelum kembali ke dolok (gunung) sebagai hulu sungai, ada baiknya memahami wilayah hilir sungai di muara. Serial artikel ini akan mendiskiripsi tentang sejarah Muara Takus, dan serial artikel berikutnya tentang sejarah gunung (dolok) Lubuk Raya. Dalam hal ini, salah satu tempat muara terpenting adalah (kampong) Muara Takus dimana terdapat situs candi Muara Takus (di hulu sungai Kampar). Candi Muara Takus satu garis berdekatan dengan candi Manggis dan candi Sangkilon (Padang Lawas).


Muara Takus desa di kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, provinsi Riau. Desa Muara Takus dapat diakses dari Kota Pekanbaru ibu kota provinsi Riau 135 km. Candi Muara Takus, situs budaya Buddha, terletak di desa ini. Ada dua pendapat mengenai nama Muara Takus, pertama diambil dari nama sebuah anak sungai kecil bernama Takus bermuara ke Sungai Kampar Kanan. Pendapat lain kata Takus berasal dari bahasa Mandarin, Ta=besar, Ku=tua, Se=candi. Letak desa sebelumnya berada 1 km di bawah candi, direlokasi karena satu dari 11 desa ditenggelamkan dalam pembangunan proyek PLTA Koto Panjang pada 90-an. Delapan di antaranya masuk wilayah XIII Koto Kampar, tiga lainnya masuk wilayah Sumbar, yakni Muara Mahat, Pulau Gadang, Tanjung Alai, Batu Bersurat, Binamang, Pongkai, Koto Tuo, Tanjng Alai, Gunung Bungsu, Tanjung Balit, dan Tanjung Pauh. Sebelah utara desa adalah desa Pangkalan, Kecamatan Pangkalan (Sumbar). Kecamatan XIII Koto Kampar terdiri dari kelurahan Batu Bersurat dan desa-desa Balung, Binamang, Gunung Bungsu, Koto Mesjid, Koto Tuo, Koto Tuo Barat, Lubuk Agung, Muara Takus, Pulau Gadang, Pongkai Istiqamah, Ranah Sungkai dan Tanjung Alai (Wikipedia).

Lantas bagaimana sejarah nama Muara Takus di hulu daerah aliran sungai Kampar? Seperti disebut di atas di kampong Muara Takus terdapat situs candi Muara Takus (di hulu sungai Kampar). Candi Sangkilon, candi Manggis dan candi Muara Takus. Lalu bagaimana sejarah nama Muara Takus di hulu daerah aliran sungai Kampar? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Rabu, Juni 05, 2024

Sejarah Dolok Malea (19): Huta Malintang di Lereng Gunung Dolok Malea; Nama Gunung Malintang Batas Ulu Pungkut- Ujung Gading


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dolok Malea di blog ini Klik Disini

Nama Malintang terdapat di berbagai tempat. Nama Huta Malintang (Julu) di Mandailing kini menjadi nama kecamatan (Bukit Malintang). Ada huta Malintang lalu apakah ada nama gunung Bukit Malintang. Yang jelas ada nama gunung Malintang di wilayah Ulu Pungkut (hulu sungai Batang Gadis). Kini di kecamatan Bukit Malintang sedang dibangun bandara di desa Sidojadi.


Bukit Malintang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal. Kecamatan terdiri dari desa-desa Bange, Bange Nauli, Huta Bangun, Huta Bangun Jae, Janji Matogu, Lambou Darul Ihsan, Malintang, Malintang Jae, Malintang Julu, Pasar Baru Malintang dan Sidojadi. Sementara itu Ulu Pungkut kini adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal. Kecamatan Ulu Pungkit terdiri dari kelurahan Huta Godang dan desa-desa Alahan Kae, Habincaran, Huta Padang Up, Huta Rimbaru Up, Muara Saladi, Patahajang, Simpang Banyak Jae, Simpang Banyak Julu, Simpang Duhu Lombang, Simpang Duku Dolok, Simpang Pining dan Tolang. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah nama Huta Malintang di lereng gunung Dolok Malea? Seperti disebut di atas ada nama Huta Malintang dan juga ada nama Gunung Malintang. Nama Gunung Malintang di batas wilayah Ulu Pungkut dan wilayah Ujung Gading. Lalu bagaimana sejarah nama Huta Malintang di lereng gunung Dolok Malea? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Selasa, Juni 04, 2024

Sejarah Dolok Malea (18): Gunung Tua di Padang Lawas, Gunung Tua di Mandailing; Nama Huta Siantar dan Pematang Siantar


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dolok Malea di blog ini Klik Disini

Nama kampong Gunung Tuas elain di Mandailing, juga ada nama kampong di Padang Lawas. Nama Gunung Tua mirip bahasa Melayu juga ada nama kampong di Jawa tepatnya di Subang. Nama Huta Siantar di Mandailing, juga ada nama kampong di Simalungun yakni Pematang Siantar. Di wilayah Simalungun juga ditemukan nama gununga Malela (mirip Dolok Malea).

 

Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal terdiri kelurahan Dalan Lidang, Kayu Jati, Kota Siantar, Panyabungan I, Panyabungan II, Panyabungan III, Pasar Hilir, Pidoli Dolok, Sipolu-Polu dan desa-desa Adian Jior, Aek Banir, Aek Mata, Darussalam, Gunung Barani, Gunung Manaon, Gunung Tua Jae, Gunung Tua Julu, Gunung Tua Tonga, Huta Lombang Lubis, Ipar Bondar, Kampung Padang, Lumban Pasir, Manyabar, Manyabar Jae, Pagaran Tonga, Panggorengan, Panyabungan Jae, Panyabungan Julu, Panyabungan Tonga, Perbangunan, Pidoli Lombang, Salam Bue, Sarak Matua, Sigalapang Julu, Sipapaga, Siobon Jae, Siobon Julu, Saba Jambu, Sopobatu. (Wikipedia)                                              

Lantas bagaimana sejarah nama Gunung Tua di Padang Lawas dan Gunung Tua di Mandailing? Seperti disebut di atas, nama Gunung Tua tidak hanya di Mandailing tetapi juga di Padang Lawas. Huta Siantar dan Pematang Siantar. Lalu bagaimana sejarah nama Gunung Tua di Padang Lawas dan Gunung Tua di Mandailing? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Senin, Juni 03, 2024

Sejarah Dolok Malea (17): Huta Bargot di Sisi Barat Sungai Batang Gadis; Binanga di Pertemuan Dua Sungai - Nama Panjaboengan


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dolok Malea di blog ini Klik Disini

Nama kampong Huta Bargot ada di Mandailing, juga ada di Angkola dan di Padang Lawas. Yang tengah dibicarakan adalah nama Huta Bargot dan nama desa Binanga di Mandailing. Nama Hutabargot kini juga menjadi nama kecamatan. Sungai Batang Gadis menjadi pemisah antara kecamatan Hutabargot dengan kecamatan Panyabungan. Bagaimana dengan Binanga?


Huta Bargot adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal. Di Kecamatan Huta Bargot terdapat 14 desa. Nama-nama desanya yakni: Hutabargot Dolok, Simalagi, Hutabargot Nauli, Hutabargot Setia, Hutabargot Lombang, Saba Padang, Pasar Hutabargot, Hutanaingkan, Hutarimbaru, Binanga, Bangun Sejati, Kumpulan Setia, Sayurmaincat, Mondan. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah nama Huta Bargot di sisi barat sungai Batang Gadis? Seperti disebut di atas, Huta Bargot diduga adalah nama kampong lama di sisi barat sungai Batang Gadis yang kini menjadi nama kecamatan. Binanga adalah pertemuan dua sungai dan bagaimana dengan nama Panjaboengan? Lalu bagaimana sejarah nama Huta Bargot di sisi barat sungai Batang Gadis? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Minggu, Juni 02, 2024

Sejarah Dolok Malea (16): Nama Tano Bato di Mandailing, Lereng Gunung Sorik Marapi; Jalur Lalu Lintas Panjaboengan dan Natal


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dolok Malea di blog ini Klik Disini

Ada nama kampong Tanobato di Kabupaten Mandailing Natal dan ada juga nama kampong Tanobato di Kota Padang Sidempuan dan Kabupaten Padang Lawas. Nama Tano Bato di Mandailing di lereng gunung Sorik Marapi sejak doeloe sudah dikenal. Tidak hanya karena kampong penting di ruas jalan Panjaboengan dan Natal, di kampong Tanobato juga didirikan sekolah guri oleh Willem Iskander.


Tano Bato merupakan salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Panyabungan Selatan, kabupaten Mandailing Natal. Selain kelurahan Tano Bato, kecamatan Panyabungan Selatan meliputi desa-desa Aek Ngali, Hayu Raja, Huta Julu, Huta Raja Huta Julu, Hutaimbaru, Kayu Laut, Lumban Dolok, Pagaran Gala Gala, Roburan Dolok, Roburan Lombang. Kantor camat Panyabungan Selatan di Tano Bato. (Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah nama Tano Bato di Mandailing di lereng gunung Sorik Marapi? Seperti disebut di atas, kampong Tanobato pada masa lampau sangat dikenal luas karena sekolah guru didirikan oleh Willem Iskander. Jalur lalu lintas Panjaboengan dan Natal. Lalu bagaimana sejarah nama Tano Bato di Mandailing di lereng gunung Sorik Marapi? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sabtu, Juni 01, 2024

Sejarah Dolok Malea (15): Gunung Berapi Dolok Sorik Marapi di Mandailing; Gunung Lubuk Raya, Utara, Gunung Kulabu, Selatan


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Dolok Malea di blog ini Klik Disini

Dua diantara gunung di Sumatra yang merupakan rangkaian Bukit Barisan yang masih aktif hingga sekarang adalah gunung Sorik Marapi di Mandailing dan gunung Merapi di Agam. Nama kedua gunung berapi ini sama-sama menyandang nama Marapi/Merapi. Bagaimana dengan gunung Kulabu di selatan? Gunung Kulabu tidak aktif seperti halnya gunung Lubuk Raya di utara. Namun gunung Sibual-buali dekat gunung Lubuk Raya masih tetap mengepulkan asap dari kawahnya.  


Sorik Marapi adalah sebuah gunung yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Batang Gadis, secara administratif berada di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal. Sorik Marapi merupakan gunung berapi aktif yang berketinggian 2.145 meter. Di puncaknya terdapat sebuah danau vulkanik. Gunung ini tercatat pernah meletus sebanyak tujuh kali. Masing-masing pada tahun 1830, 1879, 1892, 1893, 1917, 1970, 1986 dan terakhir pada tahun 1987. Pada letusan terakhir, Sorik Marapi memuntahkan debu dan lahar panas yang mengalir sampai ke Kabupaten Pasaman di Sumatera Barat. Gunung Sorik Marapi adalah salah satu gunung yang masuk dalam kategori aktif normal, oleh karena itu gunung ini terus diamati aktivitasnya. Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Sorik Marapi terletak di Desa Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Dari Tahun 2013 di sekitaran gunung Sorik Marapi sedang dilakukan proyek Raksasa oleh PT SMGP/OTP Sorik Marapi yaitu proyek pemanfaatan energi panas bumi. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah gunung berapi Dolok Sorik Marapi di Mandailing? Seperti disebut di atas gunung Sorik Marapi adalah gunung berapi yang masih aktif. Bagaimana denagan gunung Lubuk Raya di utara dan gunung Kulabu di selatan? Lalu bagaimana sejarah gunung berapi Dolok Sorik Marapi di Mandailing? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.