*Untuk melihat semua artikel Sejarah Saipar Dolok Hole di blog ini Klik Disini
Apa
beda dolok dengan tor? Yang jelas bukit dan gunung berbeda. Gunung lebih tinggi
dari bukit. Bagaimana dengan tor dan dolok? Berdasarkan Kamus Bahasa Angkola Mandailing door Eggink, 1936, tor
adalah buki/gunung yang memiliki bentuk berbeda (lebih tinggi) dari permukaan
tanah di sekitar, semntara dolok di satu sisi dapat diartikan tor, di sisi lain
dapat diartikan dataran tinggi, suatu wilayah dataran di di wilayah pegunungan.
Bagaimana dengan tortor?
Dolok, berg, gebergte, bovenland; halak Dolok, bewoners v.h. bovenland; in Angkola worden daarmede bedoeld de bewoners van Sipirok (Dolok, gunung, pegunungan, dataran tinggi; halak Dolok, penduduk dataran tinggi; di Angola ini mengacu pada penduduk Sipirok. Tor, berg, Heuvel (tor, gunung, bukit). Tortor, dans; manortor, dansen; manortori, met zijn velen dansen; om iemand heen dansen; iemand eer bewijzen door voor of om hem heen te dansen; manortorkon, met iemand dansen; naar een bepaald rythme dansen; een bepaalde dans dansen; pa tortorkon, iemand laten dansen (Tortor, menari; manortor, menari; rumah bangsawan, berdansa dengan banyak orang; di sekitar seseorang tarian; untuk menghormati seseorang dengan untuk atau untuk menari di sekelilingnya; manortorkon, bertemu seseorang menari; ke ritme tertentu tarian; untuk menari tarian tertentu; pa tortorkon, membuat seseorang menari) (Kamus Bahasa Angkola Mandailing door Eggink, 1936).
Lantas bagaimana sejarah Dolok, Dolok Hole, Dolok Sigompulon dan Pangkal Dolok? Seperti disebut di atas dolok sama dengan tor tetap dolok juga memiliki makna lainnya. Bagaimana dengan tortor? Tempo doeloe nama (wilayah) Angkola Dolok berganti menjadi (wilayah) Sipirok. Lalu bagaimana sejarah Dolok, Dolok Hole, Dolok Sigompulon dan Pangkal Dolok? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.






