![]() |
| Pejuang Revolusioner: Adik dan Abang |
Parada Harahap dan Sukarno
Parada Harahap telah menggagas
dibentuknya PPPKI (di rumah Husein Djajadiningrat lalu diangkat sebagai
sekretaris; ketua diangkat MH Tamrin).
Pada Konferensi PPPKI di Bandung diputuskan diadakan Kongres PPPKI di
Batavia tanggal 28 Oktober 1928 yang mana ketua panitia kongres adalah Dr.
Soetomo.
Dalam Kongres PPPKI, beberapa orang berbicara termasuk
Sukarno. Kesimpulan pidato Sukarno dalam kongres ini adalah Satu nusa, Satu
bendera dan Satu bangsa (Een land. Een vlag, Een volk). Ini berbeda dengan
rumusan dari Putusan Kongres dari Kongres Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928,
yaitu: Satu nusa, Satu bangsa dan Satu bahasa.
Dalam pembentukan PPPKI tidak
termasuk PNI. Yang hadir dalam pembentukan PPPKI ini adalah Budi Utomo,
Pasundan, Kaoern Betawi, Sumatranenbond, Persatoean Minahasa, Sarekat Amboncher
dan NIB. Parada Harahap mewakili Sumatranen Bond.





