*Untuk melihat semua artikel Sejarah Peradaban Kuno di blog ini Klik Disini
*Untuk melihat semua artikel Sejarah Padang Sidempuan di blog ini Klik Disini
Keberadaan candi pada masa kini dapat dikatakan representasi suatu kota di zaman kuno, Candi tidak hanya pusat reliji (persebahan) di dalam kota dan sekitar, juga menjadi tempat pemakaman orang-orang terhormat. Candi adalah struktur terbesar dan terkuat di dalam kota, seperti halnya masjid pada kota-kota masa kini. Seperti halnya di Jawa, di Padang Lawas (Tapnuli) sebaran candi-candi banyak. Ini mengindikasikan banyak kota-kota di Padang Lawas. Kota-kota ini adalah kota-kota pelabuhan.
Lantas bagaimana sejarah percandian Padang Lawas (kota-kota) di hulu sungai Barumun? Seperti disebutkan pada artikel sebelum ini, kota-kota di hulu sungai Barumun bermula di pedalalaman (pergunungan dekat danau-danau) kemudian berkembang ke arah muara-muara sungai (pelabuhan). Hal serupa ini juga dengan kota-kota di Palembang dan Jambi. Lalu bagaimana kota-kota Padang Lawas berkembang? Terjadi pada saat kota-kota Palembang (Sriwijaya) memudar, sementara Jambi mulai berkembang. Bagaimana semua itu terhubung? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

