Para ‘gibol’ di Padang Sidempoean, kota di pedalaman Residentie Tapanoeli ingin membaca bagaimana kiprah Tapanaolie Voetbal Club (TVC) selanjutnya setelah didirikan di Medan. Pada saat launching, TVC melakukan pertandingan melawan Voorwaarts Voetbal Club (VVC), klub baru juga yang dihuni oleh anak-anak Belanda yang dilangsungkan pada tanggal 18 Maret 1906 di lapangan Esplanade, Medan (lihat Sumatra post, 19-03-1906). Debut kedua klub itu, VVC mengalahkan TVC dengan tiga gol tanpa balas. Revans TVC terhadap VVC inilah yang ingin diikuti terus oleh para ‘gibol’ di Padang Sidempoean. Namun beritanya tidak kunjung ada. Berita yang ada dari Deli (Medan) dan Langkat (Bindjei) hanya sebatas berikut ini:
![]() |
| Kompetisi Baru (Sumatra Post, 08-07-1907) |
De Sumatra post, 30-03-1906: ‘Oleh karena dua
pemain terbaik tim Langkat tidak bisa bermain karena sakit, diumumkan
pertandingan antara Langkat dan Medan, yang akan dilaksanakan 1 April di
Bindjey tidak bisa dilangsungkan'.
De Sumatra post, 16-06-1906: ‘Diberitahu kita
pagi ini di lapangan sepakbola di Bindjey akan digelar pertandingan kesebelasan
anak sekolah Inlandsche Medan kontra kesebelasan anak-anak dari sekolah asli Bindjey’. Hasil
pertandingan skor 4-1 untuk anak-anak sekolah Bindjei (lihat De Sumatra post,
18-06-1906).
De Sumatra post, 07-07-1906: ‘Besok di lapangan Esplanade,
Medan akan diadakan pertandingan antara sekolah Inlandsche Bindjei dan Medan’. Hasil pertandingan, anak-anak sekolah Medan
revans dengan skor 2-0.
Berita
tentang klub Tapanoeli baru muncul empat bulan kemudian yakni Juli 1906. Namun isi
beritanya ‘setengah senang dan setengah kecewa’, karena pertandigan antara TVC
dan VVC harus ditunda. De Sumatra post edisi 09-07-1906 melaporkan: ‘Pertandingan
antara Voorwaarts Club dan Tapanoeli Club yang akan berlangsung, ditunda atas
permintaan khusus dari serikat anak-anak (inlandsch school voetbal) sampai
pemberitahuan lebih lanjut’. Pertandingan antara TVC dan VVC tidak kunjung diberitakan
oleh Sumatra Post. Kelanjutan pertandingan antara TVC dan VVC justru terpantau
di koran Soerabaija. Isi beritanya tidak lengkap, sebagai berikut: ‘Klub
sepakbola Voorwaarts Medan baru-baru ini, pada hari Sabtu sore di properti
Istana Sultan melakukan pertandingan menghadapi lawannya tim pribumi (Tapanoeli)
sebagaimana dilaporkan Deli Courant’ (lihat Soerabaijasch handelsblad, 08-08-1906).






