19/05/15

Sejarah Marah Halim Cup (11): Oost Sumatra Voetbal Bond (OSVB) Didirikan, Tapanoeli Voetbal Club Berkompetisi Kembali



Perhimpunan Senam (Gymnastiek Vereeniging) di Medan didirikan pada akhir tahun 1887. Kemudian perhimpunan ini mengadopsi satu cabang kembar olahraga kriket-sepakbola. Lalu tim Penang melawat ke Medan untuk melakukan pertandingan kriket dan sepakbola. Seiring dengan semakin banyaknya peminat sepakbola, Gymnastiek Vereeniging dimekarkan dengan membentuk klub sepakbola yang diberi nama Medan Sportclub dan disingkat Sportclub. Klub yang didirikan tahun 1899, satu-satunya di Sumatra’s Oostkust ini kerap melakukan pertandingan dengan tim dari Langkat dan tentu saja masih melakukan dengan tim dari Penang.

De Sumatra post, 29-11-1915
Setelah Sportclub didirikan, berdiri pula klub-klub baru seperti Langkat Sport Club, Maimoen Club, Zetterletters, Taman Sefakat dan Voetbal Club Tiong Hoa. Tiga diantara klub-klub yang ada yakni Medan Sport Club, Langkat Sport Club dan Toengkoe Club pada akhir 1905 melakukan kompetisi.Inilah kompetisi pertama di Deli-Langkat. Namun kompetisi ini tidak berlanjut lalu sepakbola di Deli dan Langkat vakum hingga akhirnya muncul dua klub baru (Voorwaarts dan Tapanoeli) yang kemudian kedua klub ini mempelopori diadakannya (kembali) kompetisi. Sekali lagi kompetisi hanya terencana dua musim saja lalu vakum lagi.

Klub Voorwaart melakukan merger dengan dua klub (Hoki dan Kriket) yang ada di Medan dan disatukan menjadi Deli Sport Vereeniging (DSV). Klub sepakbola yang berada di bawah DSV bersama dengan klub lama (Tapanoeli) dan klub-klub baru (Van Nie, Chinese VC dan lainnya) sepakat menyatukan diri dengan membentuk Deli Voebal Bond (DVB) dengan penyelenggara kompetisi DSV. Selain DVB, juga dibentuk Langkat Voetbal Bond dan Padang en Bedagai Voetbal Bond. Tiga bond ini mengkordinasikan suatu kejuaraan yang mempertemukan masing-masing juaranya dalam suatu kompetisi yang disebut De Kampioen Wedstrijden.

Konsolidasi Klub

Perjalanan sepakbola di Noord Sumatra mengindikasikan terus ada pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan sepakbola dapat dilihat dari semakin banyaknya klub yangh didirikan dan situsnya semakin menyebar, tidak hanya di Medan (Deli), Bindjei (Langkat) juga di Lubuk Pakam, Pabatu, Pematang Siantar, Tandjoeng Poera, Tebinggi Tinggi hingga Tandjoeng Balai dan Kisaran. Perkembangan sepakbola dapat dilihat dari awal mulai Gymnastiek Vereeniging hingga dibentuknya Deli Voetbal Bond, Langkat Voetbal Bond dan Padang en Bedagai Voetbal Bond.

Kemajuan sepakbola sangat tergantung pada perkembangannya (eksternal dan internal). Kompetisi (antar klub dalam satu bond) dan kejuaraan (antar klub antarbond). Perkembangan yang kondusif untuk kemajuan sepakbola sangat ditentukan sejauh mana klub-klub yang ada melakukan konsolidasi dari tahun ke tahun. Dua klub yang melakukan konsolidasi adalah Deli Sport Club (Deli Sport Vereeniging) dan Langkat Sport Club (Langkat Sport Vereeniging).


Tunggu deskripsi lebih lanjut


*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber tempo doeloe.

Tidak ada komentar: