28/05/11

Persebaran Prasarana dan Kegiatan Berbagai Cabang Olahraga di Tapanuli Bagian Selatan


Tapanuli Bagian Selatan dimasa lalu termasuk tempat yang ideal dalam ‘pembibitan’ usia dini dan ‘gudang’ olahragawan berprestasi di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Potensi Tapanuli Bagian Srlatan untuk sekadar menyebut nama, sebut saja misalnya Raja Nasution (atlet renang), Parluatan Siregar (atletik), petinju-petinju tangguh khususnya kelas berat dan lain sebagainya yang telah mengharumkan nama daerah. Juga, pemain sepakbila yang tergabung dalam tim sepakbola dengan nama klub Persitas (Persatuan Sepabola Indonesia Tapanuli Selatan). Namun kini, semua itu hanya kenangan dan atlet-atlet asal Tapanuli Bagian Selatan seakan sulit menunjukkan prestasi dan mampu meraih kemenangan di tingkat daerah apalagi tingkat nasional.

Olahraga sepakbola adalah cabang olahraga paling pupuler di Tapanuli Bagian Sealatan. Dulu, stadion sepakbola bernama Stadion Naposo tidak kalah sibuknya dengan Stadion Teladan di Medan. Stadion Naposo di masa lalu menjadi pusat prestasi pemain sepakbola daerah di selatan Sumatra Utara. Stadion Naposo menjadi semacam Gelora Bung Karno di Tapanuli Bagian selatan, dimana semua klub dari semua kecamatan melakukan kompetisi secara regular di stadion ini. Pemain-pemain terbaik dari klub kecamatan menjadi punggawa Persitas untuk unjuk gigi diantara berbagai klub kabupaten yang ada di Sumatra Utara. Pada tahun 1979, saya masih ingat bagaimana pertahanan Persitas tidak bisa ditembus oleh penyerang-penyerang Pardedetex (anggota klub Galatama) dan sebaliknya penyerang-penyerang Persitas mampu mebombardir gawang Pardedetex.

Dalam era Liga Indonesia, kehadiran klub PSKPS (Persatuan Sepakbola Kota Padang Sidempuan) sangat diharapkan menumbuhkan dan mengembalikan kedigdayaan Persitas di masa lalu. Namun banyak pihak yang kecawa dan turut prihatin. Mengapa tidak? Klub ini tidak hanya mampu bersaing dengan klub lain dalam Liga Indonesia Divisi Satu, yang sungguh menyedihkan adalah hanya segelintir pemain PSKPS yang menjadi bagian dari tim yang asli ‘produk’ Tapanuli Bagian Selatan. Itu pun mereka lebih banyak waktunya di bangku cadangan. Kini, PSKPS tidak diketahui jelas keberadaannya lagi di peta persepakbolaan nasional. Tenggelamnya PSKPS seakan menjadi lonceng kematian bagi semua cabang olahraga di Tapanuli Bagian Selatan.

***
Sudah saatnya Tapanuli Bagian Selatan bangkit untuk memasyarakatkan kembali olahraga dan mengolahragakan masyarakat secara berkesinambungan. Cabang olahraga populer di Tapanuli Bagian Selatan seperti sepakbola, bola voli dan bulu tangkis perlu direvitalisasi kembali. Tiga cabang olahraga ini adalah cabang olahraga milik masyarakat. Memang pada masa ini sudah banyak desa-desa yang tidak memiliki lapangan sepakbola tetapi lapangan yang ada di desa tetangga dapat dimanfaatkan oleh desa yang lain. Terbukti, cukup banyak desa-desa yang tidak memiliki lapangan sepakbola tetapi di desa sendiri kegiatan sepakbola masih cukup digemari (Tabel-1). Sebaliknya ada sejumlah desa memiliki lapangan sepakbola tetapi kegiatan sepakbola sendiri tidak ada lagi. Ada apa? Apakah telah ada pergeseran minat masyarakat ke cabang olahraga seperti bola voli atau bulu tangkis? Jika ini yang terjadi tidak masalah, sejauh masyarakat desa masih melakukan kegiatan salah satu atau lebih dari cabang olagraga yang ada.


Tabel-1. Persentase desa yang memiliki prasarana sepakbola, bola voli dan
bulutangkis menurut kecamatan di Kab. Mandailing Natal,
Kab Tapanuli Selatan, Kab Padang Lawas Utara, Kab Padang Lawas dan
Kota Padang Sidempuan
Kecamatan
Jumlah
desa
Sepakbola
Bola voli
Bulutangkis
Ada
lapangan
Ada
kegiatan
Ada
lapangan
Ada
kegiatan
Ada
lapangan
Ada
kegiatan
1
Batahan
18
77.8
72.2
88.9
83.3
55.6
50.0
2
Sinunukan
13
69.2
92.3
100.0
100.0
92.3
92.3
3
Batang Natal
31
77.4
64.5
22.6
19.4
64.5
58.1
4
Lingga Bayu
18
94.4
100.0
44.4
27.8
55.6
33.3
5
Ranto Baek
16
81.3
81.3
37.5
25.0
56.3
50.0
6
Kotanopan
36
41.7
63.9
52.8
52.8
16.7
19.4
7
Ulu Pungkut
13
38.5
61.5
7.7
7.7
-
-
8
Tambangan
20
55.0
70.0
35.0
40.0
35.0
20.0
9
Lembah Sorik Marapi
9
77.8
88.9
33.3
33.3
77.8
77.8
10
Puncak Sorik Marapi
11
45.5
81.8
27.3
54.5
54.5
72.7
11
Muara Sipongi
15
20.0
93.3
40.0
66.7
33.3
33.3
12
Pakantan
8
12.5
75.0
62.5
87.5
-
-
13
Panyabungan
38
50.0
71.1
63.2
73.7
60.5
63.2
14
Panyabungan Selatan
11
63.6
81.8
-
18.2
9.1
18.2
15
Panyabungan Barat
10
40.0
40.0
80.0
70.0
30.0
30.0
16
Panyabungan Utara
12
58.3
25.0
50.0
50.0
58.3
58.3
17
Panyabungan Timur
15
46.7
100.0
6.7
73.3
46.7
66.7
18
Huta Bargot
13
7.7
7.7
53.8
53.8
84.6
84.6
19
Natal
29
65.5
65.5
51.7
55.2
27.6
31.0
20
Muara Batang Gadis
17
70.6
58.8
76.5
76.5
58.8
41.2
21
Siabu
24
58.3
70.8
66.7
58.3
62.5
37.5
22
Bukit Malintang
11
54.5
54.5
45.5
54.5
18.2
9.1
23
Naga Ujung
7
42.9
57.1
28.6
28.6
71.4
57.1

Kab Mandailing Natal
395
56.5
69.1
48.4
52.9
46.6
43.3









1
Batang Angkola
57
26.3
52.6
28.1
36.8
12.3
15.8
2
Sayur Matinggi
54
13.0
22.2
29.6
27.8
31.5
27.8
3
Angkola Timur
39
41.0
53.8
33.3
28.2
28.2
25.6
4
Angkola Selatan
18
38.9
44.4
50.0
44.4
61.1
50.0
5
Angkola Barat
24
83.3
83.3
75.0
70.8
12.5
12.5
6
Batang Toru
29
27.6
82.8
62.1
65.5
65.5
79.3
7
Marancar
32
15.6
37.5
9.4
12.5
21.9
25.0
8
Muara Batang Toru
7
57.1
100.0
28.6
57.1
57.1
85.7
9
Sipirok
96
26.0
37.5
11.5
14.6
3.1
4.2
10
Arse
31
32.3
38.7
38.7
38.7
9.7
9.7
11
Saipar Dolok Hole
68
17.6
19.1
19.1
17.6
4.4
4.4
12
Aek Bilah
42
7.1
7.1
2.4
2.4
-
-

Kab Tapanuli Selatan
497
26.6
39.8
26.6
27.8
17.7
18.7









1
Batang Onang
22
31.3
78.1
25.0
15.6
9.4
6.3
2
Padang Bolak Julu
15
34.8
34.8
17.4
13.0
4.3
4.3
3
Portibi
26
31.6
26.3
39.5
39.5
15.8
15.8
4
Padang Bolak
38
50.6
50.6
42.9
39.0
15.6
15.6
5
Simangambat
17
50.0
50.0
44.1
41.2
32.4
29.4
6
Halongonan
11
75.0
81.8
6.8
9.1
6.8
4.5
7
Dolok
59
31.4
31.4
17.4
19.8
16.3
16.3
8
Dolok Sigompulon
40
9.1
68.2
15.9
47.7
18.2
59.1
9
Hulu Sihapas
4
50.0
25.0
62.5
62.5
12.5
-

Kab P. Lawas Utara
386
39.9
50.3
27.2
29.5
15.3
18.9









1
Sosopan
19
13.6
36.4
13.6
22.7
4.5
4.5
2
Ulu Barumun
6
60.0
40.0
13.3
6.7
20.0
20.0
3
Barumun
29
29.3
19.5
36.6
34.1
26.8
22.0
4
Lubuk Barumun
11
54.2
70.8
75.0
70.8
50.0
58.3
5
Sosa
6
84.6
41.0
79.5
35.9
61.5
25.6
6
Batang Lubu Sutam
19
32.1
42.9
17.9
17.9
42.9
42.9
7
Hutaraja Tinggi
9
71.0
74.2
61.3
64.5
77.4
77.4
8
Huristak
12
55.6
48.1
44.4
44.4
7.4
7.4
9
Barumun Tengah
47
39.0
41.6
42.9
42.9
3.9
3.9

Kab Padang Lawas
304
48.0
44.4
45.4
39.8
30.3
25.7









1
P. Sidempuan Tenggara
18
44.4
83.3
50.0
50.0
66.7
55.6
2
P. Sidempan Selatan
12
41.6
75.0
50.0
33.3
33.3
8.3
3
P. Sidempuan Batunadua
15
60.0
93.3
33.3
33.3
26.7
13.3
4
P. Sidempuan Utara
16
18.7
37.5
62.5
43.8
37.5
25.0
5
P. Sidempuan Hutaimbaru
10
60.0
50.0
50.0
50.0
10.0
10.0
6
P.Sidempuan Angkola Julu
8
62.5
62.5
50.0
50.0
50.0
37.5

Kota Padang Sidempuan
79
45.6
68.4
49.4
43.0
39.2
26.6

Sumber: Diolah dari Podes (BPS) 2008

Ada sejumlah cabang olahraga di Tapanuli Bagian Selatan yang tampaknya tidak begitu digemari masyarakat (kurang popular), seperti basket, tenis lapangan, renang, tenis meja dan bela diri tapi perlu dimasyarakatkan secara luas (Tabel-2). Di Kabupaten Mandailing Natal hanya ada dua desa yang memiliki lapangan basket (di Kecamatan Batahan dan Kecamatan Panyabungan). Bahkan di Kota Padang Sidempuan hanya ditemukan lapangan basket di tiga desa/keluarahan. Mungkin, basket selama ini hanya milik sekolah (SMP dan SMA) tetapi basket buat masyarakat umumnya juga perlu digalakkan menjadi bagian cabang olahraga dari Tapanuli Bagian Selatan.

Cabang olahraga tenis lapangan, sekalipun kurang merakyat di berbagai tempat di Tapanuli  Bagian Selatan, tetapi tidak di Kabupaten Padang Lawas. Di Kabupaten Padang Lawas jumlah desa yang memiliki lapangan tenis ada sebanyak enam desa dan ada lima desa yang memiliki kegiatan cabang olahraga tenis ini. Di Kabupaten Mandailing Natal sebenarnya ada enam desa yang memiliki lapangan tenis tetapi hanya dua desa memanfaatkannya sebagai kegiatan warga desa. Di Kota Padang Sidempuan, hanya empat desa yang memiliki lapangan tenis dan tiga desa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara cabang olahraga renang hanya ada di beberapa desa: tiga di Kabupaten Mandailing Natal, dua di Kabupaten Tapanuli Selatan dan empat di Kota Padang Sidempuan. Jumlah ini sangat-sangat sedikit, apalagi cabang olahraga renang merupakan bagian dari kurikulum olahraga yang dianjurkan di tingkat SMP dan SMA. Untuk kegiatan cabang olahraga tenis meja yang selama ini bagian strategis dari kurikulum sekolah menengah tampaknya tidak terlalu merata di kalangan masyarakat. Hanya sebagian kecil desa yang ada di Tapanuli Bagian Selatan yang memiliki kegiatan cabang olah raga tenis meja dan bahkan sejumlah kecamatan sama sekali tidak ditemukan kegiatan tenis meja. Kegiatan bela diri seperti karate dan silat tampaknya masih perlu digiatkan agar masyarakat dan siswa dapat bersinergi dalam membentuk keindahan dan disiplin. Osh! (Akhir Matua Harahap)

 

Tabel-2. Jumlah desa yang  memiliki prasarana basket, tenis lapangan, renang,
tenis meja dan  bela diri menurut kecamatan di Kab. Mandailing Natal,
Kab Tapanuli Selatan, Kab Padang Lawas Utara, Kab Padang Lawas dan
Kota Padang Sidempuan
Kecamatan
Jumlah
desa
Basket
Tenis
 lapangan
Renang
Ada 
kegiatan
Ada
lapa-
ngan
Ada
kegi-
atan
Ada
lapa-
ngan
Ada
kegi-
atan
Ada
kolam
Ada
kegi-
atan
Tenis
meja
Bela
diri
1
Batahan
18
1
1




2
1
2
Sinunukan
13






8
3
3
Batang Natal
31






4

4
Lingga Bayu
18








5
Ranto Baek
16








6
Kotanopan
36






4

7
Ulu Pungkut
13








8
Tambangan
20






1

9
Lembah Sorik Marapi
9


1



2

10
Puncak Sorik Marapi
11






1
2
11
Muara Sipongi
15






4
4
12
Pakantan
8








13
Panyabungan
38
1

3
1
2
2
18
5
14
Panyabungan Selatan
11








15
Panyabungan Barat
10






1

16
Panyabungan Utara
12






1

17
Panyabungan Timur
15






5

18
Huta Bargot
13






3

19
Natal
29






7
3
20
Muara Batang Gadis
17




1

11
2
21
Siabu
24


2
1


8

22
Bukit Malintang
11






2

23
Naga Ujung
7






2


Kab Mandailing Natal
395
2
1
6
2
3
2
84
20











1
Batang Angkola
57
1
1



1
7
2
2
Sayur Matinggi
54






3

3
Angkola Timur
39








4
Angkola Selatan
18




1
1
3

5
Angkola Barat
24








6
Batang Toru
29






9

7
Marancar
32






1
1
8
Muara Batang Toru
7








9
Sipirok
96
2
2




2
1
10
Arse
31




1
1
1

11
Saipar Dolok Hole
68








12
Aek Bilah
42









Kab Tapanuli Selatan
497
3
3


2
3
26
4











1
Batang Onang
22






1

2
Padang Bolak Julu
15








3
Portibi
26






2

4
Padang Bolak  
38






1
1
5
Simangambat
17






2

6
Halongonan
11








7
Dolok
59






1

8
Dolok Sigompulon
40






7

9
Hulu Sihapas
4






1


Kab P. Lawas Utara
386






15
1











1
Sosopan
19








2
Ulu Barumun
6








3
Barumun
29






6

4
Lubuk Barumun
11
1
1
4
3


12
1
5
Sosa
6






1

6
Batang Lubu Sutam
19


1
1


3

7
Hutaraja Tinggi
9






15
2
8
Huristak
12








9
Barumun Tengah
47


1
1


2


Kab Padang Lawas
304
1
1
6
5


39
3











1
P. Sidempuan Tenggara
18

0
1
1


5
1
2
P. Sidempuan Selatan
12
1
0




5
2
3
P. Sidempuan Batunadua
15

0


2

1

4
P. Sidempuan Utara
16
2
0
2
1
1
1
3
5
5
P. Sidempuan Hutaimbaru
10

0
1
1
1
1
1

6
P. Sidempuan Angkola Julu
8

0







Kota Padang Sidempuan
79
3
0
4
3
4
2
15
8

Sumber: Diolah dari Podes (BPS) 2008

Tidak ada komentar: