10/07/11

Kolonel Inf Syamsul Rizal Harahap dan Kombes Pol Drs Marsauli Siregar




Kolonel Inf. Syamsul Rizal Harahap kini menjabat di Kodam XII/Tanjungpura. Sebelumnya dia menjabat sebagai Danrem 052/Wijayakrama Jakarta dan pernah menjabat di Badan Intelijen Strategis (Bais).  Sementara Kombes Pol. Drs Marsauli Siregar, SH kini menjadi Dir Reskrim Polda Sulteng. Sebelumnya menjabat sebagai Wadir Reskrim. Sebelumnya beliau adalah Kasat I Reskrim Polda Bali dan sebelumnya sebagai Kapolres Klungkung, Bali (pangkat AKBP).

Syamsul Rizal Harahap dan Marsauli Siregar adalah dua alumni SMA Negeri 1 Padang Sidempuan (sama-sama lulus tahun 1980). Mereka berdua diterima di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) tahun 1980, yang mana Syamsul Rizal memilih Akabri-AD dan Marsauli memilih Akabri-Pol. Setelah lulus, Marsauli ditugaskan pertamakali di Kapolresta Bogor sebagai Kasat Serse.

***
AKABRI adalah sebuah institusi yang menyatukan fungsi pendidikan militer dan pendidikan kepolisian. Pada tanggal 16 Desember 1965 seluruh Akademi Angkatan (AMN, AAL, AAU dan AAK) diintegrasikan menjadi Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI). Sebelumnya, masing-masing angkatan (AD, AL, AU dan Polri) memiliki akademi sendiri-sendiri.
  • Tahun 1961 dibentuk Akademi Militer Nasional sebagai gabungan ATEKAD Bandung dan AMN Magelang.
  • Sekolah Angkatan Kepolisian RI dibentuk pada 10 Juli 1959. Kemudian sekolah ini berubah menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK) pada tanggal 1 Oktober 1965. Selanjutnya pada tanggal 16 Desember 1966,  AAK diubah menjadi AKABRI bagian Kepolisian


Pada tanggal 28 Januari 1985, AKABRI Kepolisian berubah menjadi Akademi Kepolisian setelah AKABRI bagian dialihkan kembali kepada angkatan masing-masing, Hal ini didasarkan pada Instruksi Presiden No.2 tahun 99 sebagai langkah kebijaksanaan dalam rangka pemisahan Polri dari ABRI.
  • Pada tanggal 28 Januari 1985, AKABRI Kepolisian berubah menjadi Akademi Kepolisian
  • Pada tanggal 14 Juni 1984 Akabri Bagian Darat berubah namanya menjadi Akademi Militer (Akmil).


Selanjutnya pada tanggal 1 April 1999 secara resmi Polri terpisah dari tiga angkatan lainnya, dan ABRI berubah menjadi TNI. Sejak itu pula Akademi Kepolisian terpisah dari AKABRI. Kemudian AKABRI berubah namanya menjadi Akademi TNI yang terdiri dari AKMIL, AAL dan AAU. Pada 10 April 1999 Akpol dinyatakan mandiri serta teknis administrasi juga lepas dari Mako Akademi TNI.

***
Beberapa tahun sebelum Syamsul Rizal dan Marsauli diterima di AKABRI, ada satu tokuh kita yang cukup penting yang telah lebih dahulu menamatkan pendidikan di akademi tersebut. Beliau adalah Brigjen Pol Saud Usman Nasution yang kini menjabat sebagai sahlisosbud Kapolri. Saut Usman adalah alumni SMA Negeri 2 Padang Sidempuan yang lulus tahun 1977 dan diterima di AKABRI bagian kepolisian tahun 1977.  

Saud Usman Nasution sebelumnya adalah Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Mabes Polri. Karirnya mulai menonjol dan dikenal publik secara luas ketika beliau menjabat Kepala Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Posisi ini ditempatinya setelah sebelumnya dia telah menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror yang pada masa itu pangkatnya masih Kombes Pol.

***
Dua orang yang disebut pertama cukup terkenal di masa lalu. Ketika kami (saya dan teman-teman) masih smp kelas 2 sering melihat Syamsul Rizal memimpin upacara setiap hari Senin di SMA Negeri 1. Kebetulan SMA Negeri 1 dengan SMP Negeri 3 bertetangga. Nama Syamsul Rizal masa itu sangat ‘ngetop’ karena beliau juga adalah alumni SMP Negeri 3. Kami mengenalnya karena guru olahraga kami di smp sering bercerita tentang Syamsul Rizal.

Hanya pada fase inilah saya mengenal nama Syamsul Rizal yang menjadi tokoh kita kali ini. Sementara nama Marsauli baru saya kenal namanya ketika dia bertugas sebagai Kasat Serse di Kapolresta Bogor sekitar tahun 1983-1984. Waktu itu, Panitia Halal Bi Halal Masyarakat Tapanuli Selatan di Bogor yang biasanya pelaksananya adalah Panitia yang dibentuk Pengurus Imatapsel Bogor menugaskan kami anggota untuk mengumpulkan dana dari para keluarga Tapanuli Bagian Selatan yang berada di Bogor.

Dalam acara pengumpulan dana ini, saya mendapat daftar yang salah satunya untuk menghubungi (keluarga) Marsauli Siregar. Karena rumahnya cukup jauh dari tempat tinggal saya maka saya berinisiatif  untuk menghubunginya di Kapolresta Bogor. Dari sinilah saya mengenal nama abang Marsauli ini. Saya tahu berapa rupiah jumlah sumbangannya, tapi tentu saja tidak perlu saya beritahu di sini. Bukan begitu, Bang. Selamat bertugas. (Akhir Matua Harahap).



Urutan Kepangkatan TNI dan Polri

No
TNI
Polri
Perwira Tinggi
1
Jenderal*
Jend.
Jenderal Polisi
Jend. Pol
2
Letnan Jenderal*
Letjen
Komisaris Jendral Polisi
Komjen Pol
3
Mayor Jenderal*
Mayjen
Inspektur Jenderal Polisi
Irjen Pol
4
Brigadir Jenderal*
Brigjen
Brigadir Jenderal Polisi
Brigjen Pol
Perwira Menengah
5
Kolonel
Kol.
Komisaris Besar Polisi
Kombes Pol
6
Letnan Kolonel
Letkol
Ajun Komisaris Besar Polisi
AKBP
7
Mayor
May.
Komisaris Polisi
Kompol
Perwira Pertama
8
Kapten
Kapt.
Ajun Komisaris Polisi
AKP
9
Letnan Satu
Lettu
Inspektur Polisi Satu
Iptu
10
Letnan Dua
Letda
Inspektur Polisi Dua
Ipda
Bintara Tinggi
11
Pembantu Letnan Satu
Peltu
Ajun Inspektur Polisi Satu
Aiptu
12
Pembantu Letnan Dua
Pelda
Ajun Inspektur Polisi Dua
Aipda
Bintara
13
Sersan Mayor
Serma
Brigadir Polisi Kepala
Bripka
14
Sersan Kepala
Serka
Brigadir Polisi
Brippol
15
Sersan Satu
Sertu
Brigadir Polisi Satu
Briptu
16
Sersan Dua
Serda
Brigadir Polisi Dua
Bripda
Tamtama
17
Kopral Kepala
Kopka
Ajun Brigadir Polisi
Abrippol
18
Kopral Satu
Koptu
Ajun Brigadir Polisi Satu
Abriptu
19
Kopral Dua
Kopda
Ajun Brigadir Polisi Dua
Abripda
20
Prajurit Kepala
Praka
Bhayangkara Kepala
Bharaka
21
Prajurit Satu
Pratu
Bhayangkara Satu
Bharatu
22
Prajurit Dua
Prada
Bhayangkara Dua
Bharada
Catatan:
*Perbedaan TNI : AD, AL dan AU
** Di Indonesia hanya ada tiga Jendral Besar yang tercatat dalam sejarah, yaitu: Soedirman, Soeharto dan A.H. Nasution.
TNI-AD
TNI-AL
TNI-AU
Jenderal
Laksamana Laut
Marsekal
Letnan Jenderal
Laksamana Madya
Marsekal Madya
Mayor Jenderal
Laksamana Muda
Marsekal Muda
Brigadir Jenderal
Laksamana Pertama
Marsekal Pertama














Tidak ada komentar: